Nasional

Bantuan Pamsimas Desa Kalijurang Di Komersilkan Tunggak Bayar Kran Di Segel

481
×

Bantuan Pamsimas Desa Kalijurang Di Komersilkan Tunggak Bayar Kran Di Segel

Sebarkan artikel ini

BREBES,sidikkriminal.co.id-
Bantuan sarana air bersih pamsimas Kedoya Tirta di Desa Kalijurang, kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, mendadak jadi sorotan warga.
Fasilitas air bersih dari pemerintah yang harusnya buat sosial, di duga malah di komersilkan pengurusnya.
Warga mengeluh lantaran aturan pengurus Pamsimas dinilai main kenceng pada Selasa 11/8/2026

kalau ada warga yg terlambat bayar iuran bulanan, kran air langsung di segel mati, Sadisnya lagi, tarif air di setel beda tanpa transparansi, bahkan sampai hasilnya di sinyalir kuat di pakai buat beli seragam pengurus.

Air bantuan Pemerintah kok kayak dagangan swasta,” telat dikit di segel padahal tarifnya aja simpang siur ” cetus seorang warga yang mewanti wanti namanya tak di tulis namanya.
Saat di konfirmasi, ketua pengurus Pamsimas yg di temui di rumahnya tak menampik adanya polemik tersebut.

Beralih alasan, Ia mengaku justru kepusingan lantaran iuran warga banyak yg macet di sampaikan bahwa pengguna aktif sebanyak 189, yang murni perumahan sebanyak 160, sisanya ke perkebunan. Soal tarif beda beda itu sengaja biar gak ada kecemburan sosial. Tergantung pemakaian air terhitung dari kubikasi dari debit air di gunakan. Kas Pamsimas berkisar sekitar Rp. 20 jutaan lebih terhitung dari Tahun 2019. Tapi ya itu duitnya masih di tangan

warga yang menunggak, kelit sang ketua, Soal kontribusi ke Desa, pengurus mengklaim pernah nyetor ke Pendapatan Asli Desa ( PAD ) sebanyak dua kali sebesar Rp. 500.000,- sementara sekertaris Pamsimas A. Sekhu dan Mustofa Bendaharanya masih belum dapat kami temui.
Tudingan Pengurus Pamsimas langsung di tanggapi Kepala Desa Kalijurang Edy Riyanto, SH. Kades menegaskan pihak Desa sama sekali tidak menikmati hasil pamsimas tersebut, dan silahkan di klarifikasikan ke pengurus. Boro boro setor PAD dua kali, seingat saya cuma pernah sekali masuk di angka Rp. 500.000,

hingga menuai kabar di komersilkan, Edy Riyanto, SH. Dengan tegas menyampaika tdk ada kontribusinya pada Desa hingga sekarang.
Warga menghendaki Aparat terkait segera turun ke lokasi untuk membongkar dugaan penyimpangan Pamsimas Kedoya Tirta agar fungsi air bersih kembali untuk rakyat, bukan untuk memperkaya Oknum Pengurus.

Red/Baehaqi Adam.

error: Content is protected !!