TEBING TINGGI, sidikkriminal.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi menyiapkan langkah deteksi dini penyalahgunaan narkotika melalui rencana pelaksanaan tes urine bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kebijakan ini diarahkan untuk mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba, sekaligus memperkuat integritas, profesionalisme, dan produktivitas aparatur pemerintahan.
Rencana tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, saat menjadi narasumber dalam Workshop Penggiat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Meeting Room Pondok Bali Lestari, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tebing Tinggi, AKBP Dr. Rohim Marthin Gultom, S.Sos., M.H., serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pelaku usaha se-Kota Tebing Tinggi.
Dalam pemaparannya bertajuk “Strategi Pemko Tebing Tinggi Mewujudkan Instansi dan Tempat Kerja Bersih dari Narkoba (Bersinar)”, Erwin menekankan bahwa upaya pencegahan narkotika membutuhkan komitmen bersama, tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga dari dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, tes urine menjadi salah satu langkah konkret yang direncanakan Pemko Tebing Tinggi untuk mendeteksi secara dini potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan birokrasi.
“Pemerintah Kota Tebing Tinggi berencana melakukan deteksi dini melalui tes urine bagi seluruh ASN. Ini adalah langkah nyata pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan Pemko Tebing Tinggi,” ujar Erwin.
Perkuat Integritas dan Produktivitas ASN
Erwin menegaskan, aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga integritas dan profesionalisme saat menjalankan tugas pelayanan publik.
Karena itu, upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan bebas narkoba dinilai penting untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga menyoroti hubungan antara kualitas sumber daya manusia (SDM), produktivitas dunia usaha, dan daya saing daerah.
Menurutnya, pembangunan Kota Tebing Tinggi membutuhkan SDM yang sehat, produktif, serta memiliki integritas dalam menjalankan tanggung jawab masing-masing.
“Daya saing Kota Tebing Tinggi ditentukan oleh kualitas SDM dan produktivitas dunia usahanya. SDM yang sehat, produktif, dan berintegritas akan mendukung peningkatan kinerja pemerintahan sekaligus mendorong pertumbuhan dunia usaha di Kota Tebing Tinggi. Mari kita jadikan seluruh instansi dan tempat usaha di kota ini menjadi Bersinar atau Bersih dari Narkoba,” tegasnya.
Melalui langkah tersebut, Pemko Tebing Tinggi berharap upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan.
OPD dan Dunia Usaha Didorong Susun Aksi Nyata P4GN
Selain Sekdako, workshop tersebut menghadirkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Tebing Tinggi, Ramadhani Barqah Pulungan, yang memaparkan materi mengenai Matriks Rencana Aksi Daerah P4GN.
Sementara itu, Penggerak Swadaya Ahli Pertama Badan Narkotika Nasional (BNN), Elprida Haloho, menyampaikan materi tentang Indeks Keberdayaan Stakeholder (IKS) dalam penanganan permasalahan narkotika.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengisian Rencana Aksi P4GN dan Indeks Keberdayaan Stakeholder oleh para peserta.
Tahapan ini diharapkan menjadi dasar bagi setiap perangkat daerah dan pelaku usaha dalam menyusun langkah pencegahan yang sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing.
Keterlibatan lintas sektor tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara pemerintah, BNN, dan dunia usaha dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
Rencana tes urine bagi seluruh ASN menjadi salah satu agenda yang disiapkan Pemko Tebing Tinggi dalam mewujudkan lingkungan kerja Bersinar.
Pelaksanaannya diharapkan dapat memperkuat upaya deteksi dini, membangun budaya kerja yang sehat, serta mendukung terciptanya pelayanan publik yang profesional dan berintegritas.
(MYN)












