Cirebon, Sidikkriminal.co.id,- Masalah Banjir Masih Belum Dapat Teratasi, Akibat Curah Hujan Yang Deras membuat beberapa perumahan di wilayah mundu terdampak banjir. Terutama Perumahan Grand Firdaus 3 Menjadi Langganan Banjir yang disebabkan oleh luapan sungai kali lunyu akibat curah hujan yang cukup deras.
Beberapa Rumah Mengalami Terendam Dan Tembok jebol terbawa arus yang sangat kuat dari luapan sungai.

Developer perumahan subsidi yang menurut informasi akan dikumpulkan oleh Pemda harusnya segera direalisasikan Untuk Membicarakan Normalisasi Kawasan sungai Kali Lunyu Yang Berada di Argasunya Hingga Ke Mundu.
Dampak Dari Meluapnya air sungai tersebut Membuat beberapa perumahan disekitar mundu terendam banjir hingga dada orang dewasa.
Sutan Aji Menjelaskan, “Ini bukan lagi bicara soal teori diatas kertas melainkan bagaimana solusi dalam mengamankan warga negara yang memang jelas berulang dirasakan, yakni kebanjiran di musim penghujan”, tambah Sutan Aji Nugraha.
Pihak yang terkait selama ini harus duduk bersama dalam menyelesaikan masalah klasik ini, yaitu BBWS, Developer Perumahan dan Pemda.

“Pertama adalah BBWS untuk normalisasi sungai sepanjang perumahan, kedua Developer perumahan sebagai pihak yang memang bertanggung jawab akan sarpras sebuah komplek hunian yang aman dan yang terakhir yaitu pemerintah yang seharusnya berkewajiban melindungi keamanan warga tanpa melihat status apapun”, terang Sutan Aji Nugraha.
Hal semacam ini bisa menjadi contoh untuk pengembang perumahan ke depannya dalam menentukan area perumahan.
“Pertemuan antar ketiga lembaga ini segera direalisasikan guna mendapatkan titik temu dan bukan hanya sekedar formalitas belaka, ya menggugurkan kewajiban. Ini keselamatan nyawa rakyat lho, bukan status warga kota/kabupaten. Bila perlu Pemda Provinsi turun tangan menyelesaikan persoalan klasik ini, KDM yang gencar melakukan upaya penataan dari hulu ke hilir”, tutup Sutan Aji Nugraha.
team












