KAB.CIREBON, sidikkriminal.co.id –
Nasib pilu di alami warga blok tuksaji Rt. 001 Rw.003 kelurahan babakan kecamatan sumber., saluran irigasi pengairan yang tertimbun material longsor sejak empat bulan lalu hingga kini belum juga di perbaiki oleh pihak pemerintah. Akibatnya setiap hujan dan aliran irigasi di buka untuk kepentingan pengairan sawah dan balong ikan milik warga
puluhan rumah warga kebanjiran karena aliran air tersumbat dan meluap ke kepemukiman.
Berdasarkan pantauan tim media dilokasi Jumat,01/05/2026
material longsor tanah dan batu masih menutup total saluran irigasi, saluran ini selain berfungsi untuk kepentingan pengairan sawah dan balong ikan milik warga, juga sebagai penampung aliran air hujan.

“Kami sudah melaporkan ke kelurahan babakan kecamatan sumber, bahkan sudah di tinjau langsung oleh pihak kelurahan, tapi sampai sekarang belum ada solusi untuk penanganannya, kami berharap Pemdes setempat agar lebih memperhatikan keluhan kami yang selalu terkena dampak banjir
kami telah beberapa kali kerja bakti dengan warga membuka saluran yang tertimbun. Namun keadaan tanah labil sehingga saluran yang sudah tergali kembali tertutup kembali oleh longsoran dari tebing. Jadi kami mengajukan pengerukan oleh alat berat dan lansung di sender supaya tidak lonsong kembali.
mengingat panjang jarak yang tertimbun sekitar 7 meter panjangnya. Kami capek harus membuat tanggul sementara mencegah air masuk ke dalam rumah dan harus membersihkan lumpur pasca banjir. Ujar sdr. Kadari selaku ketua Rw. 03 yang sama meraskan dampak dari banjir”

Warga mengeluhkan lambatnya penanganan dari pemerintah setempat, padahal jika di biarkan lebih lama dampak akan lebih parah mengingat intensitas hujan masih tinggi kami merasa was was dengan keadaan seperti ini akan terus berkelanjutan tanpa adanya tindakan normalisasi
” dengan kejadian ini kami berharap Dinas terkait jangan tutup mata agar segera ambil tindakan Ini bukan sekedar rumah saja yang terdampak, jalan yg biasa buat akses warga pun ikut terdampak, dengan luapan air yang sangat deras karena saluran tidak bisa menampung debit air yang sangat tinggi
bisa merusak jalan yang biasa dilalui warga sekitar jangan menunggu dampak yang lebih parah” Tegas sdr. Ian warga blok tuksaji.
(Asep H)












