NasionalTeknologiTransparasi

AMKI Cirebon Raya Gelar Konsolidasi Pembentukan Pengurus di Andalus City

129
×

AMKI Cirebon Raya Gelar Konsolidasi Pembentukan Pengurus di Andalus City

Sebarkan artikel ini

CIREBON, sidikkriminal.co.id – Peta organisasi kewartawanan di wilayah Cirebon Raya kian berwarna dengan hadirnya Aliansi Media Konvergensi Indonesia (AMKI). Sebagai langkah awal kiprahnya, AMKI Cirebon Raya menggelar rapat konsolidasi pembentukan struktur organisasi yang berlangsung di kawasan bisnis Andalus City, Kabupaten Cirebon, Jumat (16/01/2026).

Rapat yang dihadiri langsung ketua AMKI Jawa Barat, wartawan, dan pemilik perusahaan media ini, bertujuan untuk menyatukan visi dalam menghadapi tantangan era konvergensi media yang semakin kompleks.

Ketua AMKI Jawa Barat Catur Azi, SE, memberikan apresiasi tinggi atas terbentuknya kepengurusan di wilayah Cirebon Raya. Ia berharap, dengan hadirnya AMKI Cirebon Raya, koordinasi antar-media di daerah dapat berjalan lebih sistematis dan terarah.

“Kami berharap dengan dibentuknya AMKI Cirebon Raya, organisasi ini mampu menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pers di daerah. Kami ingin anggota AMKI di sini tidak hanya cakap secara teknis dalam mengelola media multi-platform, tetapi juga memiliki standar kompetensi yang diakui secara nasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, menekankan bahwa Cirebon Raya memiliki potensi industri media yang besar. Oleh karena itu, kehadiran AMKI diharapkan dapat membantu perusahaan-perusahaan media lokal dalam melakukan transformasi digital secara sehat dan berkelanjutan, serta mampu menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pemangku kepentinga

Pembina AMKI Cirebon Raya, Toto M. Said, yang akrab disapa Jamil, dalam arahannya menegaskan bahwa kehadiran organisasi ini bukan sekadar menambah daftar panjang organisasi pers yang sudah ada. Lebih dari itu, AMKI diproyeksikan menjadi wadah edukasi dan advokasi bagi jurnalis di tengah gempuran arus informasi digital yang serba cepat.

“AMKI Cirebon Raya harus menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah profesi wartawan. Di era konvergensi ini, batas antara media formal dan media sosial kian tipis. Kita dituntut untuk tetap memegang teguh Kode Etik Jurnalistik (KEJ) sembari beradaptasi dengan teknologi,” ujar Jamil.

Jamil menambahkan, konsolidasi yang dilakukan di Andalus City ini merupakan tonggak sejarah bagi pers di wilayah Kota / Kabupaten Cirebon, Ia berharap, kepengurusan yang terbentuk nantinya diisi oleh sosok-sosok yang memiliki integritas dan loyalitas tinggi terhadap profesi.

“Kita tidak ingin organisasi ini hanya sekadar nama. Saya berharap rekan-rekan yang tergabung di AMKI mampu menunjukkan kualitas karya jurnalistik yang sehat, berimbang, dan mampu memberikan edukasi yang mencerahkan bagi masyarakat Cirebon Raya,” imbuhnya.

Dalam rapat tersebut, agenda utama difokuskan pada perumusan struktur kepengurusan periode 2026-2030, mulai dari ketua, sekretaris, bendahara, hingga bidang-bidang strategis seperti Bidang Advokasi Hukum dan Bidang Pengembangan SDM.

Selain membahas struktur, rapat konsolidasi ini juga mendiskusikan rencana program kerja jangka pendek, di antaranya penguatan legalitas perusahaan media yang tergabung dalam aliansi.

“Tantangan kedepan adalah bagaimana media lokal bisa bertahan dan tetap relevan secara ekonomi maupun konten. Melalui AMKI, kita akan bangun kemandirian ekonomi media dan menjalin sinergi yang sehat dengan pemerintah maupun pihak swasta di Cirebon Raya,” katanya.

Dengan terbentuknya AMKI Cirebon Raya, diharapkan sinergitas antar media di wilayah Cirebon dapat semakin solid, sehingga mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah melalui fungsi kontrol sosial dan penyebaran informasi yang akurat serta terpercaya.

( Red )

error: Content is protected !!