CIREBON, sidikkriminal.co.id –Beroperasinya layanan Shuttle Stasiun dengan rute Stasiun Cirebon Kejaksan – Terminal Kuningan pada Senin (29/6/2026) menuai perhatian dari para pelaku transportasi lokal dan Transportasi oline.
Sejumlah pengemudi Transportasi Trans paguyuban Konvensional dan Taksi online mengaku khawatir kehadiran layanan tersebut akan berdampak pada penurunan pendapatan mereka.
Layanan shuttle Stasiun yang disebut bekerja sama dengan PT KAI itu resmi mulai beroperasi dan peluncurannya dihadiri jajaran pimpinan Stasiun Cirebon Kejaksan.
Kehadiran layanan baru ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses transportasi bagi penumpang kereta api yang hendak melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Kuningan.
Namun, di sisi lain, para pelaku transportasi lokal dan online menilai persaingan akan semakin ketat. Mereka khawatir keberadaan operator transportasi berskala besar yang didukung kerja sama dengan BUMN akan mengurangi jumlah penumpang yang selama ini menggunakan jasa transportasi lokal dan online.
Para pengemudi berharap pihak terkait dapat membuka ruang komunikasi dengan seluruh pelaku transportasi agar tercipta persaingan usaha yang sehat dan tetap memperhatikan keberlangsungan mata pencaharian masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT KAI maupun Sinar Jaya mengenai tanggapan atas kekhawatiran yang disampaikan oleh para pelaku transportasi lokal.
Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari kedua pihak untuk mendapatkan informasi yang berimbang.
(Yudi)












