DaerahPemerintahanTNI POLRI

Panji Polri Beralih, Suyudi Ario Seto Masuki Babak Baru Sebagai Kapolri

243
×

Panji Polri Beralih, Suyudi Ario Seto Masuki Babak Baru Sebagai Kapolri

Sebarkan artikel ini

JAKARTA,sidikkriminal.co.id –
Tongkat komando Korps Bhayangkara resmi memasuki babak baru. Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dijadwalkan menerima estafet kepemimpinan Polri dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam prosesi serah terima jabatan (sertijab) di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Prosesi tersebut menjadi penanda transisi kepemimpinan tertinggi di tubuh Polri, setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi sebagai Kapolri pada Kamis (1/10/2026).

Rangkaian sertijab tidak sekadar menjadi agenda pergantian jabatan. Di balik prosesi formal tersebut terdapat tradisi kepolisian yang menjadi simbol beralihnya tanggung jawab dari pimpinan lama kepada pimpinan baru.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan rangkaian kegiatan akan dimulai sekitar pukul 14.00 WIB di Lapangan Bhayangkara.

Agenda diawali dengan upacara tradisi penyerahan panji-panji Polri yang dilanjutkan dengan farewell parade.

Setelah itu, sekitar pukul 15.00 WIB, rangkaian kegiatan berlanjut dengan pengantaran tugas Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Jenderal Polisi Dedi Prasetyo.

Sementara pada pukul 17.00 WIB, Polri menjadwalkan tradisi pelepasan bagi Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo yang telah menyelesaikan masa tugasnya sebagai Kapolri dan Wakapolri.

Pergantian kepemimpinan Polri berlangsung dalam rangkaian waktu yang cukup singkat.

Sehari sebelum sertijab, Suyudi terlebih dahulu menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan di DPR. Komisi III DPR RI kemudian menyetujui Suyudi sebagai calon Kapolri.

Pada hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri di Istana Negara.

Pelantikan tersebut kemudian dilanjutkan dengan proses internal Polri berupa sertijab. Dengan demikian, rangkaian pergantian kepemimpinan tidak hanya berlangsung di tingkat kenegaraan, tetapi juga memasuki tahapan tradisi dan mekanisme internal Korps Bhayangkara.

Dalam prosesi ini, Suyudi akan menerima tongkat komando serta panji Polri sebagai simbol peralihan tanggung jawab kepemimpinan.

Sementara itu, Listyo Sigit Prabowo mendapat penugasan baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Dedi Prasetyo juga mendapat tugas baru sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional, sedangkan posisi Wakapolri kini dipercayakan kepada Komjen Pol Wahyu Hadiningrat.

Pergantian tersebut menandai berakhirnya satu periode kepemimpinan dan dimulainya fase baru di tubuh Polri.

Dari tangan Listyo Sigit, tongkat komando kini berpindah kepada Suyudi Ario Seto. Sebuah estafet kepemimpinan yang secara simbolis ditandai dengan penyerahan panji, parade, hingga tradisi pelepasan di lingkungan Mabes Polri.

Redaksi Liza Amelia

error: Content is protected !!