Daerah

Ketua AMX Indonesia Cirebon Raya Soroti Dugaan Video Perselingkuhan Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon

43
×

Ketua AMX Indonesia Cirebon Raya Soroti Dugaan Video Perselingkuhan Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon

Sebarkan artikel ini

KOTA CIREBON, sidikkriminal.co.id – Ketua DPC AMX Indonesia Cirebon Raya, M. Hayat, angkat bicara terkait dugaan beredarnya video yang menyeret salah satu wakil Rakyat, legislatif di DPRD Kota Cirebon yang berinisial HSG.

Dalam keterangannya, M. Hayat menyampaikan keprihatinan mendalam atas viralnya video maupun narasi yang beredar di media sosial terkait dugaan perselingkuhan yang melibatkan oknum wakil rakyat di Cirebon.

Ia menilai, persoalan tersebut tidak hanya berdampak secara personal, tetapi juga dapat mencoreng citra lembaga serta kepercayaan publik.

“Secara manusiawi saya merasa prihatin atas viralnya video maupun narasi terkait dugaan tersebut. Ini menjadi perhatian serius, khususnya bagi masyarakat Kota Cirebon,” ujar Hayat.

Ia mendorong pihak-pihak terkait, baik yang merasa menjadi korban maupun pelapor, untuk segera menindaklanjuti persoalan tersebut secara hukum.

Menurutnya, kejelasan status perkara sangat penting agar tidak menimbulkan spekulasi yang berlarut-larut di tengah masyarakat.

“Perlu dipastikan apakah ini merupakan peristiwa hukum atau hanya sebatas praduga. Hal ini penting agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi dan semua pihak mendapatkan kejelasan,” tambahnya.

Selain itu, secara kelembagaan, pihaknya juga meminta aparat penegak hukum di Kota Cirebon untuk segera mengambil langkah tegas dan profesional dalam menindaklanjuti kasus yang telah terlanjur viral tersebut.

Ia menegaskan, penanganan yang cepat dan transparan diperlukan guna menjaga kondusivitas daerah.

M. Hayat juga berharap agar persoalan ini dapat diselesaikan secara adil dan bijak, serta tidak berkembang menjadi isu yang berdampak negatif bagi citra Kota Cirebon.

“Semoga ini menjadi dorongan bagi aparat terkait untuk segera menyelesaikan persoalan ini, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif yang lebih luas bagi Kota Cirebon,” pungkasnya.

(Dadang)

error: Content is protected !!