CIREBON, sidikkriminal.co.id – Aksi unjuk rasa yang direncanakan Aliansi LSM Cirebon Bergerak dialihkan menjadi audiensi atas permintaan Polresta Cirebon guna menjaga kondusifitas wilayah.
Audiensi tersebut digelar pada Kamis (12/2) di ruang rapat Gedung DPRD Kabupaten Cirebon.
Pertemuan itu dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Hasan Basori, Nana Kencanawati, dan Mahmud Jawa, Kasat Intel Polresta Cirebon beserta jajaran, serta perwakilan Aliansi LSM Cirebon Bergerak.
Koordinator aksi, Wawan Boy, menyayangkan ketidakhadiran Ketua DPRD Kabupaten Cirebon dalam audiensi tersebut.
Menurutnya, kehadiran pimpinan DPRD sangat penting untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.
“Kami meminta jadwal ulang agar Ketua DPRD Kabupaten Cirebon bisa hadir untuk mendengarkan aspirasi dari masyarakat,” ujar Wawan.
Audiensi tersebut bertujuan menyampaikan aspirasi terkait dugaan adanya uang pelicin sebesar Rp55 miliar dalam proses pengesahan APBD Kabupaten Cirebon tahun anggaran 2026.
Berdasarkan data dari Firma Hukum Sandekala Trimurti, estimasi pembagian dana yang menjadi sorotan publik meliputi Rp37 miliar yang diduga menjadi bagian pimpinan dewan, Rp12,5 miliar untuk anggota DPRD baik yang tergabung dalam Badan Anggaran maupun non-Badan Anggaran, serta Rp5 miliar yang diduga mengalir ke oknum dewan dengan peran strategis.
Sebelumnya, upaya konfirmasi media pada Selasa (10/2) belum membuahkan hasil. Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, hanya memberikan jawaban singkat berupa salam melalui pesan singkat tanpa disertai klarifikasi lebih lanjut.
Anggota DPRD Fraksi PDIP Rudiana, Wakil Bupati Cirebon, serta Anggota DPR RI Selly Andriany Gantina juga belum memberikan tanggapan.
Sikap bungkam sejumlah pejabat tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Menanggapi hal itu, Hasan Basori mewakili DPRD Kabupaten Cirebon menjelaskan bahwa sebagian anggota DPRD sedang melaksanakan kegiatan reses.
“Ini Bu Ketua baru balas, sedang ada kegiatan di Waled,” ujarnya.
Hasil audiensi menyepakati rencana penjadwalan ulang pertemuan antara Aliansi LSM Cirebon Bergerak dengan Ketua DPRD Kabupaten Cirebon.
Wawan menegaskan, pihaknya siap menggelar aksi lanjutan apabila permintaan tersebut tidak dipenuhi.
“Jika tidak mau hadir, kami akan melakukan aksi turun ke jalan dengan membawa 500 massa aksi,” tegasnya.
(Dadang)












