CIREBON, sidikkriminal.co.id – Pemerintah Desa Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, menunjukkan kesigapan dalam menangani bencana banjir yang melanda wilayahnya akibat curah hujan ekstrem dalam beberapa hari terakhir.
Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Cirebon sejak Kamis (5/2/2026) hingga Jumat, (6/2/2026) menyebabkan sungai meluap karena tidak mampu menampung debit air yang tinggi, Akibatnya, ratusan rumah warga di Desa Sutawinangun terendam banjir kiriman.
Kepala Desa Sutawinangun, Dias Fakhnuritasari, M.Pd., bersama Sekretaris Desa Asri Dwi Lestari, perangkat desa, Kadus Hariyanto, ST, serta didukung Bhabinkamtibmas Polsek Kedawung Aipda Mafendra dan Babinsa Serda Rahmad, turun langsung ke lapangan untuk mengevakuasi warga terdampak.
Kesigapan jajaran pemerintah desa yang bersinergi dengan TNI-Polri mendapat apresiasi dari masyarakat.
Salah satu tokoh pemuda setempat, Imam Fuad, mewakili warga menyampaikan rasa terima kasih atas respons cepat aparat.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemdes Sutawinangun, jajaran Polsek dan Koramil yang begitu sigap membantu warga terdampak banjir. Kehadiran Ibu Kuwu dan aparat sangat membantu masyarakat dalam mengevakuasi harta benda,” ujarnya.
Saat ditemui awak media, Kepala Desa Sutawinangun Dias Fakhnuritasari mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.
Ia menyebutkan bahwa intensitas curah hujan diperkirakan masih tinggi hingga 8 Februari mendatang.
“Saya menghimbau masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak seperti Jalan Wirasari, Garuda, Saputra dan sekitarnya agar tetap siaga. Kami dari pemerintah desa terus melakukan penanganan di lokasi terdampak dan berkoordinasi dengan BPBD serta instansi terkait untuk evakuasi warga lansia, anak-anak, dan ibu hamil,” paparnya.
Berdasarkan pantauan tim BPBD Kabupaten Cirebon, Desa Sutawinangun diminta untuk menetapkan status siaga satu dalam beberapa hari ke depan mengingat tingginya curah hujan, Respons cepat juga ditunjukkan pihak kepolisian.
Personel Bhabinkamtibmas Polsek Kedawung, Aipda Mafendra, terjun langsung menyusuri rumah warga untuk membantu evakuasi barang dan memastikan keselamatan masyarakat.
Ia juga mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan debit air, risiko pencurian, serta bahaya korsleting listrik.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Jika air terus meningkat, segera matikan instalasi listrik untuk menghindari korsleting yang dapat memicu kebakaran,” tegasnya.
Masyarakat Desa Sutawinangun memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Dias Fakhnuritasari dan jajaran yang dinilai tanggap dalam upaya penyelamatan dan penanganan warga terdampak banjir.
Sinergi antara pemerintah desa, TNI-Polri, dan BPBD diharapkan mampu meminimalkan risiko serta memastikan keselamatan warga di tengah cuaca ekstrem.
(Soleman)












