KAB. CIREBON, sidikkriminal.co.id – Banjir kembali melanda Perumahan Grand Duta, Desa Mundumesigit Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon, akibat curah hujan yang sangat deras pada Senin (05/01/2026).
Kali ini, banjir disebut warga sebagai yang terparah dibanding kejadian-kejadian sebelumnya. Air mulai menggenangi pemukiman Perumahan Grand Duta, sekitar pukul 16.00. WIB dan baru mulai surut pada pukul 19.30. WIB.
Genangan air setinggi Lutut orang Dewasa terlihat memenuhi jalan poros desa yang Arah ke Blok Sinabe, sementara di Pemukiman Perumahan Grand Duta Air Telah menggenangi rumah warga ketinggian air mencapai hingga setengah meter, Tak kurang dari 47 rumah terdampak dalam kejadian ini. Air yang datang tiba-tiba dan deras membuat warga langsung kalang kabut untuk membereskan Barang barang perabot Rumah Tangga untuk memindahkan ke tempat yang lebih aman,
penyebab utama salah satunya adalah karena dangkalnya sungai yang berada di sekitar perumahan tersebut. Air Mulai merendam 47 rumah Warga Perumahan Grand Duta yang terendam cukup parah. Air di dalam rumah mencapai lutut orang dewasa, memperlihatkan betapa seriusnya dampak banjir kali ini. Kejadian ini menambah daftar panjang bencana banjir yang terus menghantui warga Perumahan Grand Duta setiap kali hujan deras melanda.
Usai air surut, warga mulai membersihkan Rumahnya masing masing dari lumpur dan kotoran yang terbawa banjir. Aktivitas pembersihan ini memerlukan tenaga ekstra mengingat banyaknya lumpur dan kerusakan dari dampak banjir.

Agus” Selaku Tim Investigasi Dewan Pimpinan Pusat dari Lembaga Swadaya Masyarakat Aktivis Brantas Korupsi, yang tinggal di Perumahan Grand Duta menyampaikan, harapan besar kepada pemerintah Desa Mundumesigit, Kecamatan Mundu, Pemerintahan Daerah dan provinsi, hingga pusat agar segera mengambil langkah konkret untuk melakukan normalisasi sungai yang semakin dangkal, sehingga tidak bisa menampung air tatkala hujan turun.
Agus Juga menyatakan perlunya normalisasi Aliran Sungai Sinabe ke Bendungan Jaga Makmur yang menjadi sumber utama luapan air karena setahu saya sungai sudah bertahun tahun belum pernah di normalisasi dari dinas manapun. “Kami sangat mengharapkan Pemerintah Provinsi, daerah, dan Balai Pengelolah yang Ada di wilayah kecamatan Mundu Wilayah Sungai Cimanuk – Cisanggarung Agar dapat mengajukan untuk melakukan normalisasi Sungai Sungai Kali sinabe dan Bendungan Jaga makmur yang Terletak di Desa Mundu mesigit. untuk meningkatkan kapasitas tampung sungai yang sudah dangkal,” tegasnya,”
Menurutnya, penanganan serius dari Balai Besar Wilayah Sungai sangat krusial. Jika kapasitas sungai dapat ditingkatkan melalui pengerukan dan pelebaran, maka potensi banjir bisa ditekan secara signifikan. Saat ini, kondisi sungai dinilai tidak mampu lagi menampung debit air yang meningkat akibat intensitas hujan tinggi.
Warga Desa Mundumesigit khususnya Warga Blok sinabe dan Warga Perumahan Grand Duta berharap agar pemerintah melalui instansi teknis seperti Balai Besar Wilayah Sungai segera turun tangan. Tanpa normalisasi sungai dan pembangunan sistem pengendali banjir yang memadai, warga Menghawatirkan akan terus menjadi langganan banjir. Masyarakat kini menanti aksi nyata, bukan sekadar janji.
OPANG/WARYONO.












