DaerahPemerintahan

Wali Kota Ajak SMSI Bangun Narasi Edukatif untuk Kecerdasan Masyarakat

14
×

Wali Kota Ajak SMSI Bangun Narasi Edukatif untuk Kecerdasan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

KOTA CIREBON, sidikkriminal.co.id – Di tengah gempuran arus informasi digital yang kian tak terbendung, media siber kini memikul tanggung jawab lebih dari sekadar penyampai berita.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menekankan pentingnya peran strategis media dalam membangun narasi yang edukatif.

Menurutnya, media siber harus bertransformasi menjadi sarana utama untuk mencerdaskan masyarakat, bukan sekadar mengejar kecepatan tayang.

Hal tersebut ditegaskan Effendi Edo saat menghadiri Pelantikan Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Cirebon periode 2026-2029 di Balai Kota Cirebon, Rabu (4/2/2026).

Dalam sambutannya, ia mengajak para pengelola media untuk berani memelopori konten yang memiliki kedalaman substansi dan mampu menjadi pencerah di tengah kesimpangsiuran informasi.

“Saya mengajak SMSI untuk menjadi benteng pertahanan melawan hoaks dan berita bohong yang dapat memecah belah kerukunan warga. Mari kita bangun narasi yang edukatif. Jadikan media siber sebagai sarana untuk mencerdaskan masyarakat,” ujar Wali Kota di hadapan para pengurus yang baru dilantik.

Wali Kota juga menyoroti fenomena kecepatan informasi yang seringkali mengabaikan akurasi.

Ia mengingatkan bahwa kecepatan tanpa akurasi adalah sebuah kerawanan sosial. Baginya, media di Kota Cirebon harus menjadi referensi terpercaya yang mampu mengangkat potensi daerah, mulai dari pariwisata hingga geliat UMKM, sekaligus tetap tajam dalam memberikan koreksi yang membangun bagi jalannya pemerintahan.

“Dengan narasi yang positif dan jangkauan media siber yang luas, saya yakin kemajuan kota ini akan semakin cepat terakselerasi dan dikenal lebih luas di kancah nasional maupun internasional. Selamat bekerja untuk pengurus yang baru, semoga membawa warna baru bagi ekosistem media yang sehat,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua SMSI Jawa Barat, H. Hardiyansyah, menekankan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah adalah kunci untuk mempercepat pembangunan.

Ia berharap pengurus yang baru dapat melahirkan ide-ide kreatif yang dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Cirebon.

Namun, Hardiyansyah juga mengingatkan adanya tantangan internal terkait profesionalisme perusahaan pers.

“Tugas di SMSI itu berat. Salah satunya adalah mendata media-media siber yang ada. Banyak media berdiri bertahun-tahun tapi tidak dikelola secara profesional, seperti belum berbadan hukum atau belum terverifikasi,” ungkapnya.

Ia meminta SMSI Kota Cirebon aktif melakukan sosialisasi dan pembinaan. Tujuannya jelas, agar seluruh media yang bernaung di bawah SMSI menjadi entitas yang profesional dan taat aturan.

“Sehingga dapat naik kelas ke tahap verifikasi Dewan Pers dan menjalin kerja sama yang lebih solid dengan Pemerintah Kota,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua SMSI Kota Cirebon yang baru dilantik, Mastari, menyambut baik tantangan tersebut.

Ia menegaskan komitmennya untuk membawa SMSI sebagai mitra strategis pemerintah yang tidak hanya kritis, tetapi juga solutif dalam menyajikan informasi kepada publik.

“Pelantikan ini menjadi semangat bagi kami untuk berkolaborasi. Kita butuh arahan berkaitan dengan pemberitaan yang begitu cepat. Mudah-mudahan SMSI bisa hadir untuk menyehatkan informasi dan edukasi, khususnya di Kota Cirebon,” kata Mastari.

Ia juga berharap adanya bimbingan berkelanjutan dari pemangku kebijakan agar sinergi teknis di lapangan dapat berjalan beriringan.

“Kami terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak demi kemajuan ekosistem media di Kota Cirebon,” pungkasnya.

(Dadang)

error: Content is protected !!