Daerah

Suprayetno Mantan Jajaran DPUPR Kota Cimahi: Kami Kagum pada Andi Bagas Saputra & Toni Setiawan, Fokus Utama Kami –  Indonesia Tanpa Pengangguran

11
×

Suprayetno Mantan Jajaran DPUPR Kota Cimahi: Kami Kagum pada Andi Bagas Saputra & Toni Setiawan, Fokus Utama Kami –  Indonesia Tanpa Pengangguran

Sebarkan artikel ini

CIMAHI sidikkrimina.co.id – Dengan masa bakti 2026–2030, Suprayetno yang kini menjabat Ketua KSBP Kota Cimahi sekaligus penanggung jawab Administrasi & Perizinan Khusus Jawa Bidang Pembangunan, menyatakan kerjasama strategis antara PT WRO DANAHAR HOLDING GROUP dan KSBP GROUP telah resmi terjalin.

Hal itu merujuk pada Surat Keputusan Pembentukan KSBP Kota Cimahi No. 015/SKPC/KPSBP/08/26, di mana dirinya secara resmi diangkat oleh Andi Bagas Saputra, Ketua Umum Koperasi Produsen Salawe Jajar Bumi Pasundan (KSBP) Group.

Pengangkatan ini menegaskan kesiapan Suprayetno menuangkan segala gagasan demi kemajuan bersama, sebagaimana disampaikan kepada awak media, Kamis (1/10/2026).

“KSBP Bukan Sekadar Simpan Pinjam — Kami Kagum Visi yang Mengubah Nasib Rakyat”

Sebagai mantan jajaran di lingkungan DPUPR, Suprayetno mengaku awalnya mengira KSBP hanya bergerak di bidang simpan pinjam.

Namun, pemahaman itu berubah total setelah melihat visi dan misi koperasi yang dipimpin Andi Bagas Saputra dan Toni Setiawan beserta seluruh jajaran.

“Kami sangat salut. Ternyata KSBP jauh lebih luas dan bermakna. Tujuannya bukan sekadar mencari untung, melainkan ingin rakyat makmur, mengurangi pengangguran, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Alhamdulillah, ini sejalan sepenuhnya dengan semangat PT WRO DANAHAR HOLDING GROUP,” ujarnya.

Dibantu Nurul Amin (Sekretaris), M. Saleh (Bendahara), Aceng Kurnia, SH, serta Drs. Iqbal Warsalim, tim berkomitmen menjaga marwah KSBP menuju Indonesia yang sejahtera.

“Khususnya di bidang pembangunan, di bawah arahan Andi Bagas Saputra dan Toni Setiawan, kami siap menjalankan program berbasis Eco Green. Meski koperasi ini terbilang baru, jangkauannya sudah tingkat nasional dan didukung tenaga profesional teknik konstruksi yang lengkap — ini luar biasa,” tambahnya.

Selain pembangunan, KSBP juga bergerak di bidang kedaulatan pangan, memperkuat sektor pertanian terutama tanaman palawija, serta mendukung seluruh program strategis pemerintah.

Visi & Misi: Pasundan Makmur, Rakyat Sejahtera, Tak Ada Lagi Pengangguran

Visi Utama:

Mewujudkan wilayah Pasundan yang makmur, berdaulat secara pangan, dan lestari secara lingkungan melalui kolaborasi serta inovasi berbasis kerakyatan.

Misi:
Sebagai perpanjangan tangan program ketahanan pangan nasional, KSBP berkomitmen:

– Menjamin pangan sehat dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat;
– Meningkatkan pendapatan petani dan kesejahteraan ekonomi seluruh anggota;
– Membangun ekosistem pertanian mandiri yang tangguh menghadapi perubahan iklim dan gejolak ekonomi;
– Menyerap tenaga kerja seluas-luasnya — memastikan tak ada warga yang menganggur — melalui sinergi program dan penyediaan lapangan kerja di sektor riil.

Program Unggulan: Eco Green — Pembangunan yang Menjaga Alam

Saat ini KSBP terus memperluas jangkauan program berbasis Eco Green, konsep pembangunan dan gaya hidup yang mengutamakan pelestarian lingkungan dan keberlanjutan alam.

Seperti disampaikan Andi Bagas Saputra, “Eco Green bermakna tindakan berkelanjutan demi kehidupan yang lestari bagi manusia dan seluruh ekosistem.” Konsep ini berpegang pada prinsip:

– Reduce — mengurangi pemakaian yang tidak perlu;
– Reuse — memanfaatkan kembali barang yang masih layak pakai;
– Recycle — mendaur ulang bahan yang bisa diolah kembali.

Mengapa Eco Green Penting?

– Mengurangi polusi udara, air, dan tanah;
– Menghemat sumber daya untuk generasi mendatang;
– Menekan emisi karbon guna menahan perubahan iklim.

Langkah Nyata yang Dijalankan:

1. Kurangi plastik sekali pakai — ganti dengan tas belanja kain dan wadah berulang;
2. Hemat energi — matikan alat listrik yang tidak dipakai, gunakan lampu LED dan energi terbarukan;
3. Pilih transportasi ramah lingkungan — angkutan umum, bersepeda, atau kendaraan rendah emisi;
4. Kelola sampah — pisahkan organik dan anorganik, buat kompos, daur ulang;
5. Hemat air — perbaiki kebocoran, manfaatkan air bekas cucian untuk tanaman;
6. Pilih produk ramah lingkungan — dukung usaha yang peduli alam;
7. Dukung energi bersih — termasuk penggunaan Gas Alam Cair (LNG) yang rendah emisi.

Komitmen Bersama: Kerja Nyata untuk Rakyat

Suprayetno menegaskan, bersama jajarannya ia akan menerapkan dan memperluas program Eco Green khususnya di Jawa Barat, sekaligus menyediakan solusi energi bersih seperti LNG demi menurunkan emisi karbon.

“Kami sepenuhnya mendukung program pemerintah yang berwawasan keberlanjutan. KSBP hadir membawa semangat kerakyatan: ketahanan pangan, kepedulian terhadap alam, dan yang paling utama — menciptakan lapangan kerja sehingga tak ada lagi rakyat kita yang menganggur. Itu prioritas kami di bawah kepemimpinan Andi Bagas Saputra dan Toni Setiawan,” pungkasnya.

Rilis: G Yudi

error: Content is protected !!