KENDAL, sidikkriminal.co.id –
Profesi yang bisa dikatakan paling mulia adalah seorang wartawan atau jurnalistik, yang pekerjaannya mencari berita, investigasi di lapangan, mengolah data dan menyajikan hasil releasenya ke publik dengan baik, benar, obyektif, serta berimbang.
Jurnalistik adalah pilar ke empat, yang dapat membantu pembangunan bangsa Indonesia menuju cita-citanya, untuk rakyat adil dan sejahtera.
Pada hari Rabu 25/2/2026
Seorang Wartawan online itu bernama Marsandi, yang asli kelahiran Desa Sidomukti RT 007/ RW 002 Kecamatan Weleri Kabupaten Kendal Jawa Tengah, menginginkan sekali agar putra satu- satunya yang sudah lulus dari SMK Muhammadiyah 2024/2025 kemarin,yang bernama Raffly Putra Sandy kelahiran 2007 ini, agar bisa menjadi anggota polisi.
Dengan besar hati seorang ayah yang berprofesi sebagai wartawan mengupayakan dan memperjuangkan, sekuat tenaga, pikiran dan finansial seadanya yang dimiliki, dengan memasukan putranya ke LPK Bimbingan Belajar (Bimbel), yang sudah berkompeten di Kota Semarang. Dengan tersendat-sendat untuk membayar administrasinya, akan tetapi Marsandi berusaha sekuat daya dan upaya untuk putranya, agar bisa mencapai nilai terbaik mengikuti tes dalam kompetisi masuk Polri, nanti di awal bulan Maret 2026 ini.
Sedangkan biaya makan dan kos di kota Semarang itu, juga harus dipenuhi dalam waktu yang singkat ini, Alhamdulillah dari rejeki menjadi seorang wartawan, walau pendapatan seadanya, akhirnya bisa membayar administrasi, entah dari hasil iklan ucapan, release profil publik figur. Dan dia sering juga memberitakan kegiatan Polri, yang ada di wilayah hukum Resort Kendal.
Dikalangan masyarakat banyak yang bercerita tentang biaya masuk menjadi TNI Polri itu sangatlah mahal, apakah seorang wartawan yang berpenghasilan seadanya itu, bisa membayar untuk anaknya bisa lolos menjadi seorang anggota polisi
Ungkapan pernyataan yang datang dari berbagai kalangan masyarakat itu tidak menyurutkan semangat Marsandi dan putranya karena sang wartawan mempunyai pedoman yang kuat bahwa perekrutan masuk menjadi anggota TNI maupun Polri itu tidak ada pungutan apapun alias gratis.
Sri Ivon Susanti istrinya, setelah ditemui awak media menyampaikan, saya juga setiap saat mendoakan dengan memohon kepada Allah Swt, supaya Raffly Putra Sandy anak saya ini bisa tercapai cita-citanya menjadi seorang polisi.
Harapan kami sebagai orangtua adalah agar putra satu-satunya ini, bisa lolos dan menjadi anggota polisi yang amanah, kelak dalam mengabdi pada Bangsa dan Negara Amin,”harapnya.
Kami seluruh jajaran awak media di Jawa Tengah, ikut mendoakan dan suport untuk putranya Marsandi, agar menjadi anggota polisi yang amanah kelak.
Redaksi Liza Amelia












