KOTA CIREBON, sidikkriminal.co.id – Polsek Kapetakan bergerak Cepat Menangani Insiden Sambaran Petir yang Menimpa Abdul Salam bon H.Rahmat saat berada di area sawah Empang perairan laut Desa Bungko Kecamatan Kapetakan pada hari Rabu (10/12/2025), di mana respon cepat tersebut menjadi faktor penting dalam memastikan korban dapat segera memperoleh pertolongan medis yang di perlukan.
Peristiwa ini terjadi ketika korban bersama dua rekannya telah bersiap pulang akibat cuaca buruk yang tiba tiba melanda kawasan tersebut.
Kejadian bermula ketika Abdul Salam bersama saksi Husen bin Mudokar dan Abdul Hadi berangkat menuju area tambak Desa Suranenggala untuk menembak burung setelah sebelumnya berkumpul di rumah korban untuk merencanakan kegiatan tersebut.
Ketiganya tiba di lokasi sekitar pukul 16.30 WIB dan mulai mendapati kondisi cuaca yang berubah drastis menjadi menjadi gerimis dengan hembusan angin kencang di sertai petir di area pesisir setempat.
Saat cuaca semakin memburuk para saksi dan korban sepakat untuk kembali ke rumah masing masing demi menghindari resiko serius dan Petir yang mulai menyambar di sekitar area tersebut.
Ketika Abdul Salam berjalan menuju sepeda motor nya dan baru aja di atas kendaraan, tiba tiba petir menyambar dan mengenai bagian punggung serta dada kirinya sehingga membuat nya terjatuh dan mengalami luka yang cukup signifikan.
Saksi Abdul Hadi dan Hasan yang berada tidak jauh dari korban segera berusaha memberikan pertolongan pertama sambil memastikan kondisi korban tetap stabil sebelum bantuan dari pihak kepolisian tiba di lokasi.
Mereka langsung menghubungi perangkat desa Suranenggala,kawil, yang kemudian meneruskan informasi tersebut kepada pihak Polsek Kapetakan untuk mendapatkan penanganan Cepat dan terkoordinasi.
Menerima laporan tersebut, Kapolsek Kapetakan Iptu Rudiana, S.H., M.H., C.PHR., bersama Kanit Reskrim Ipda Marmo, S.H., serta personel piket segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara dan memastikan seluruh prosedur penanganan berjalan dengan cepat dan tepat.
Petugas juga membantu mengevakuasi korban dari area empang yang berlumpur dan sulit dijangkau agar dapat segera dibawa menuju fasilitas kesehatan terdekat.
Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan koordinasi dengan Unit Inafis serta pihak keluarga untuk memastikan penanganan medis dapat diberikan tanpa hambatan, mengingat kondisi korban yang mengalami luka di bagian vital akibat sambaran petir.
Setelah proses evakuasi selesai, korban dibawa menuju RS Gunung Jati Kota Cirebon untuk memperoleh perawatan intensif dari tenaga medis.
Polsek Kapetakan juga melakukan pemeriksaan kepada seluruh saksi yaitu Husen bin Mudokar, Abdul Hadi, dan Kawil untuk mendapatkan keterangan lengkap terkait kronologi kejadian sehingga dapat dipastikan tidak terdapat unsur lain selain faktor alam dalam insiden tersebut.
Selain itu, koordinasi lanjutan dilakukan dengan pihak RS Gunung Jati untuk memantau perkembangan kondisi korban setelah mendapatkan perawatan.
Insiden ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat pesisir dan area persawahan agar lebih berhati-hati ketika berada di ruang terbuka pada saat cuaca tidak stabil, terutama di wilayah perairan yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi terhadap sambaran petir.
Polsek Kapetakan menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas, terutama ketika aktivitas dilakukan di area lapang yang minim perlindungan dari kondisi cuaca ekstrem.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera menghentikan aktivitas di ruang terbuka apabila cuaca mulai menunjukkan tanda-tanda buruk seperti awan gelap, angin kencang, dan kilatan petir, karena keselamatan bisa terancam dalam hitungan detik.
Ia juga mengapresiasi ke tanggapan personel Polsek Kapetakan yang dengan cepat merespons laporan masyarakat sehingga penanganan terhadap korban dapat dilakukan dengan segera dan terkoordinasi dengan baik.
(Dadang)












