DaerahPemerintahan

Jembatan Blok Lebak Ngok di Argasunya Terancam Putus, Warga Minta Pemkot Cirebon dan BBWS Segera Bertindak

229
×

Jembatan Blok Lebak Ngok di Argasunya Terancam Putus, Warga Minta Pemkot Cirebon dan BBWS Segera Bertindak

Sebarkan artikel ini

KOTA CIREBON, sidikkriminal.co.id – Kondisi Jembatan Lebak Ngok yang berada di RW 11, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, dilaporkan mengalami kerusakan parah dan terancam putus akibat terjangan banjir besar dari aliran Kali Benda.

Kerusakan tersebut menimbulkan kekhawatiran serius bagi warga setempat, terutama karena jembatan itu merupakan akses penting bagi aktivitas masyarakat, termasuk jalur utama anak-anak menuju sekolah, minggu, ( 15/2/2026).

Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi struktur jembatan sudah sangat memprihatinkan.

Bagian penopang jembatan mengalami kerusakan signifikan akibat derasnya arus banjir yang meluap, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan warga yang melintas.

Salah satu warga setempat mengungkapkan bahwa Jembatan Lebak Ngok merupakan akses vital bagi anak-anak yang hendak menuju SDN Lebak Ngok.

Jika jembatan tersebut sampai putus, aktivitas pendidikan akan terganggu karena para siswa tidak memiliki jalur alternatif yang aman untuk menuju sekolah.

“Kami sangat berharap Pemerintah Kota Cirebon dan pihak terkait segera turun tangan. Jembatan ini sangat penting bagi anak-anak sekolah dan warga. Kasihan kalau sampai putus, anak-anak tidak bisa pergi ke sekolah,” ujar seorang warga.

Warga juga meminta perhatian khusus dari Wali Kota Cirebon serta Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung agar segera melakukan peninjauan lapangan dan mengambil langkah perbaikan darurat maupun permanen.

Penanganan cepat dinilai penting untuk mencegah kerusakan lebih lanjut serta menghindari potensi kecelakaan.

Selain sebagai akses pendidikan, jembatan tersebut juga menjadi jalur penghubung utama bagi aktivitas warga sehari-hari.

Oleh karena itu, masyarakat berharap adanya respon cepat dari pemerintah daerah dan instansi terkait guna memastikan keselamatan dan kelancaran mobilitas warga.

Warga Argasunya berharap perbaikan dapat segera direalisasikan sebelum kondisi jembatan semakin memburuk dan benar-benar terputus, sehingga aktivitas masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, dapat terus berjalan dengan aman dan lancar.

(red)

error: Content is protected !!