Hukum & KriminalTransparasi

Di Duga ada Mark up pada Pengadaan Ternak Kambing dan Kandang BUMDES “Jaya Subur Makmur” Desa Kondang sari

178
×

Di Duga ada Mark up pada Pengadaan Ternak Kambing dan Kandang BUMDES “Jaya Subur Makmur” Desa Kondang sari

Sebarkan artikel ini

CIREBON, sidikkriminal.co.id -Pengelolaan Dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Jaya Subur Makmur” Desa Kondang sari, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, menuai tanda tanya besar. Pasalnya, saldo akhir Dana BUMDes per 29 Desember 2025 dilaporkan Rp.50 juta rupiah. BUMDes “Jaya Subur Makmur” Desa Kondang sari diketuai oleh Sukman Pijai, Sekertaris Rendi, dan Bendahara Karin Saat disambangi awak media di kediamannya pada Senin ,(29/12/2025), Sukman Pijai menyampaikan bahwa dengan adanya sisa anggaran 50 juta rupiah disebabkan oleh besarnya biaya pembuatan Kandang Kambing dengan ukuran panjang 12 meter, lebar 6 meter memakai anggaran sebesar 80 Juta Rupiah, hal itu karenakan pembuatan Kandang Kambing tersebut memakan waktu sekitar 7 Minggu dengan upah kerja yang sangat tinggi ” pekerja di sini minimal 150 ribu sehari, di bawah itu tidak ada yang mau” ujar Direktur BUMDES Jaya Subur Makmur Sukman Pijai kepada awak media ini, dan juga kebutuhan lain yang harus terbaik untuk berjalan nya program ketahanan pangan sektor peternakan ini sambungnya Namun, alasan tersebut dinilai tidak masuk akal dan memunculkan kecurigaan.

Menurut Sukman Pijai, total anggaran BUMDes tahun 2025 sebesar Rp.262.481.600 digunakan untuk pembelian 20 ekor kambing dengan harga 3 juta per ekor, dan satu Ekor kambing dengan harga 5 juta rupiah, total untuk pembelian kambing 21 ekor Rp.65 juta rupiah, pembuatan Kandang Rp. 80 juta rupiah, untuk pembelian pakan Rp.10 juta rupiah, sewa lahan 30 juta untuk satu tahun, tersebut. Ia juga menyebut harga bibit jagung sebesar Rp150.000 per kilogram, jadi total untuk penanaman jagung sebesar Rp.25 juta sehingga pengeluaran biaya untuk program ketahanan pangan sektor pertanian dan peternakan BUMDES Jaya Subur Makmur mencapai Rp.212.481.600. Sisa anggaran sebesar Rp.50.000.000, kata Sukman Pijai, digunakan untuk biaya persiapan pembelian kambing untuk menghadapi musim haji tahun depan ungkap nya.

Dengan anggaran Rp 262.481.600. yang dinyatakan sisa saldo Rp.50.000.000, dengan asumsi yang di informasikan Direktur BUMDES Jaya Subur Makmur Sukman Pijai dengan estimasi kami untuk estimasi tertinggi untuk peternakan kambing dan penanaman jagung 1 hektar paling banyak menghabiskan anggaran sebesar Rp 210.000.000 sudah paling besar.

Desakan agar pihak terkait, termasuk inspektorat dan aparat penegak hukum, segera melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan Dana BUMDES Jaya Subur Makmur Desa Kondang sari Kecamatan Beber terus bermunculan. Publik berharap agar anggaran yang dialokasikan benar-benar digunakan sesuai peruntukannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(Agus Mulyanto)

error: Content is protected !!