DaerahEkonomi

Akselerasi Kedaulatan dan Bauran Energi Nasional Panas Bumi Melalui Kolaborasi Strategis pada Proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 & 4 PT Pertamina Geothermal Energy Tbk

12
×

Akselerasi Kedaulatan dan Bauran Energi Nasional Panas Bumi Melalui Kolaborasi Strategis pada Proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 & 4 PT Pertamina Geothermal Energy Tbk

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG, sidikkriminal.co.id, -19 Mei 2026 – Setelah berhasil beroprasi penuh Lumut Balai unit 2 pada Juni 2025, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) Area Lumut Balai terus memperkuat langkah menuju net zero emission dengan percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) PLTP Lumut Balai Unit 3 dan Unit 4 sebagai bagian dari upaya mewujudkan kedaulatan energi nasional berbasis energi bersih.

Kegiatan akselerasi ini melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Kementerian ESDM RI, Dinas ESDM Provinsi Sumatera Selatan, serta Pemerintah Daerah Muara Enim, yang menjadi momentum penting dalam memastikan keselarasan kebijakan serta percepatan implementasi proyek strategis nasional.

Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Andi Joko, menegaskan pentingnya dukungan penuh dari Pemerintah Daerah guna menjaga kelancaran proyek strategis ini.

“Kami berterima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim, khususnya dalam menciptakan ekosistem yang kondusif bagi percepatan proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 dan 4. Kolaborasi yang kuat menjadi kunci agar proyek ini dapat berjalan tepat waktu dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum, menyampaikan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan proyek tersebut melalui berbagai langkah strategis.

“Pemerintah Kabupaten Muara Enim siap menyelaraskan kebijakan, mempercepat proses perizinan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor guna mendukung kelancaran proyek ini. Kami juga mengapresiasi pelaksanaan program CSR oleh PGE Lumut Balai yang telah berjalan, dan berharap dengan adanya proyek Lumut Balai Unit 3 & 4 manfaatnya tetap dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasional seperti penambahan tenaga kerja lokal dan PAD,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi serta harapan terhadap kontribusi PGE Lumut Balai di Kabupaten Muara Enim.

“Terima kasih karena PGE Lumut Balai telah menjadi perusahaan yang bisa dicontoh oleh perusahaan lain. Kami juga mengingatkan pentingnya program CSR yang saat ini sudah dijalankan oleh PGE Lumut Balai, dengan harapan ke depan akan semakin banyak program CSR yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Terima kasih atas pembangunan di Muara Enim, kami akan mendukung penuh, semoga investasi ini berjalan lancar dan koordinasi terus dilakukan apabila terdapat kendala di lapangan” tambahnya.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan PGE Lumut Balai diharapkan mampu mempercepat realisasi PLTP Lumut Balai Unit 3 dan Unit 4, sekaligus memperkuat kontribusi energi panas bumi dalam bauran energi nasional yang berkelanjutan.

Tentang PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO)
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) merupakan bagian dari Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang eksplorasi, eksploitasi, dan produksi panas bumi. Saat ini PGE mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan kapasitas terpasang sebesar 1.932 MW, terbagi atas 727 MW yang dioperasikan dan dikelola langsung oleh PGE dan 1.205 MW dikelola dengan skema Kontrak Operasi Bersama. Kapasitas terpasang panas bumi di wilayah kerja PGE berkontribusi sekitar 70% dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, dengan potensi pengurangan emisi CO2 sebesar sekitar 10 juta ton CO2 per tahun.

Sebagai world class green energy company, PGE ingin menciptakan nilai dengan memaksimalkan pengelolaan end-to-end potensi panas bumi beserta produk turunannya serta berpartisipasi dalam agenda dekarbonasi nasional dan global untuk menunjang Indonesia net zero emission 2060. PGE memiliki kredensial ESG yang sangat baik dengan 18 penghargaan PROPER Emas sejak 2011 sampai 2025 dalam penghargaan kepatuhan lingkungan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Peringkat & Keterlibatan ESG.

(adit)

error: Content is protected !!