DaerahHukum & Kriminal

Bapak Kandung Merasa Kecewa,Di Duga Kepala KUA Tanjung Dan Lebe.Nikahkan Anak Tanpa Binti Bapanya

177
×

Bapak Kandung Merasa Kecewa,Di Duga Kepala KUA Tanjung Dan Lebe.Nikahkan Anak Tanpa Binti Bapanya

Sebarkan artikel ini

 

Brebes sidikkriminal.co.id – sesuai dengan sunah rosul di mana manusia dilahirkan sempai dengan di khitankan atau di nikahkan itu wajib di laksanakan karena demi memenuhi saunahnya.namun ada kejanggalan di saat ada pernikahan seorang anak perempuan yang statusnya masi punya orang tua kandung atau bapak kandungnya.kamis 7/12/2023

Seperti halnya di desa sengon sebut saja Iis karomah anak dari Jaenudin dan jariyah,saat menikahkan anaknya Naum dalam pelaksanaanya nama orang tua atau bapaknya tidak di sebutkan sebagai wali nikah,bahkan dalam pernikahan tersebut di sebutkan nama ibu kandungnya sebagai binti dalam pernikahan anaknya.

Di sampaikan Jaenudin selaku orang tua atau bapak kandung merasa kecewa dan tidak terima,”saya pulang dari Sumatra karena saja kerja di sana mendengar bahwa anak saya mau nikah.sehingga saya pulang dan ingin menyaksikan sekaligus untuk jadi wali anak perempuan saya,namun kenapa ketika saya datang,saya tidak di tanyakan atau di minta untuk menjadi wali nikah.justru yang di sebutkan dalam pernikahan anak saya sebagai bintinya mantan istri saya Iis Karomah binti Jariyah.

Memang saya akui saya dengan jariyah sudah bercerai namun yang namanya anak tidak ada bekas,anak tetap anak,tapi kenapa ketika anak saya nikahan nama anak yang di cantumkan oleh pihak wali hakim bukan nama saya.apakah pernikahan itu tetap di sah kan,sementara sayabtidak merasa tanda tangan.

Dalam aturan pernikahan anak selagi orang tua atau bapak kandungnya masi hidup atau tidak ada di rumah karena di perantauan itu bisa di wakilkan dengan pamanya atau adik dari bapak kandungnya.

Darmo selaku kake nya .saya juga tidak terima adanya cucu saya saat di nikahkan tanpa adanya wali nikah bapak kandungnya,sementara saat cucu saya di nikahkan saya hadir bersama anak saya Jaenudin untuk menjadi saksi wali nikah cucu saya,namun dari pihak Lebe juga penghulu tidak menanyakan siapa bapak kandungnya atau dari pamanya sebagai wali saksi.jusrtru dalam pernikahan cucu saya Is karomah binti Jariyah,kan saya tidak terima.jelasnya

“Maklumat Pelayanan”

Kami siap memberikan pelayanan dengan standar pelayanan dan apa bila kami tidak memberikan pelayanan sesuai dengan standar yang telah di tetapkan kami siap menerima sanksi sesuai dengan peraturan perundang undangan.itulah maklumat yang tertera di kantor KUA Tanjung

Di jelaskan Hasim Ashari Selaku kepala KUA Tanjung kecamatan tanjung kabupaten Breb. Pernikahan orang tuanya di saat istrinya mengandung sebelum pernikahan sah antara jariyah denga jaenudin.di tanggal 2/5/2023 Jaenudin dengan jariyah menikah dengan sah,dan di tanggal 2/10/2023 istrinya melahirkan,jadi kalau menurut secara agama anak tersebut masi binti ibu kandungnya,karena anak lahir baru lima bulan,secara agama anak dengan wali atau binti bapak kandungnya  itu dengan selisih 6 bulan itu baru bisa,ini selisinya 5 bulan jadi masih haknya ibu kandung sebagai bintinya,sebetulnya saya mau kasih penjelasan kepada pihak keluarga atau bapak kandungnya secara pribadi biar jelas,namun sudah tidak ada sudah pulang

Kalau menurut Akta kelahiran yang tercata di DISDUKCAPIL memang benar nama Iis Komariah itu anak dari Jaenudin, karena tahunya anak tersebut anak sah dari hasil perkawinan Jaenudin denga Jariyah itu secara hukum negara.jelasnya Ka KUA.( AG )

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!