Hukum & Kriminal

 Pekerjaan Bankeu Provinsi Desa Banjarharjo  ,Terkesan Asal Asalan

113
×

 Pekerjaan Bankeu Provinsi Desa Banjarharjo  ,Terkesan Asal Asalan

Sebarkan artikel ini

Brebes sidikkriminal.co.id – Pemerintah propinsi Jawa tengah mengulirkan bantuan keuangan (Bankeu) untuk pembangunan desa.bantuan tersebut untuk pembangunan fisik maupun nonfisik .yang di prioritaskan guna menggenjot perekonomian warga masyarakat pasca covid -19.

Pembangunan desa dari bankeu propinsi  seharusnya dilakukan dengan skema padat karya,pemberdayaan masyarakat melalui TPK desa, sehingga penduduk yang terdampak Covid-19,  bisa diprioritaskan bekerja. Semisal untuk  membantu pengecoran jalan yang tidak perlu keterampilan khusus seperti angkat junjung, menggunakan tenaga dari keluarga miskin.


Salah satu pemerintah desa di wilayah  kabupaten Brebes,yang mendapat bantuan keuangan dari propinsi Jawa  tengah .di antaranya pemerintah desa Banjarharjo .pada tahun 2023 ini pemerintah desa Banjarharjo mendapat bankeu dari propinsi jawa tengah  senilai Rp.200.000.000,-untuk pembangunan rabat beton shansheet  ,di blok brunai dan Rt 01 /Rw 01 ,dengan volume pekerjaan  lebar 1,5 m x panjang 232 m,yang kedua  lebar 2 m x panjang 42 m,serta yang lebar jalannya 3  dengan panjang 80 m.

Namun yang terjadi di kegiatan pembangunan rabat beton shanshet  di blok Brunai dan Rt.09/Rw 01 ini di lakukan oleh TPK BANKEU Propinsi  ,atau rekanan dari aspirator dewan pengusung.dalam pelaksanaan juga terkesan asal asalan.hal itu di ungkapkan oleh salah satu tokoh masyarakat setempat yang enggan di sebutkan namanya kepada awak media kamis (26/10/2023).beliu mengatakan bahwa pelaksanaan pengecoran jalan blok brunai sangat asal asalan,di karenakan dalam pengecoran mengunakan matreal pasir gunung yang di anggap kurang sesuai buat pengecoran jalan.di samping mengunakan pasir yang kurang bagus dalam campuran semen juga sangatlah minim rata rata hanya setengah kantong untuk satu molen adukan.

Mendapat pengaduan dari  warga ,adanya kegiatan pembangunan  desa yang asal asalan tersebut ,awak media melakukan kroscek ke lokasi pekerjaan.dari hasil pantuan awak media di lokasi pekerjaan di blok brunai Rt 01/ Rw  01 desa banjarharjo .kecamatan Banjarharjo.kabupaten brebes jawa tengah.pelaksanaan pengecoran jalan emang terkesan asal asalan pasalnya dalam system adukan dalam satu gilingan molen hanya mengunakan pasir campuran ladu (pasir gunung)dengan campuran semen yang sangat minim ,serta batu split untuk pengecoran juga terpisah,hanya langsung di campur dalam grobak pengangkut .hal itu terlihat dari hasil adukan terlihat kemerahan. Dari keterangan yang tercantum di papan imformasi kegiatan yang terpasang di lokasi pekerjaan .pekerjaan tersebut di laksanakan oleh TPK BANKEU PROVINSI.

Setelah melihat langsung sistem pelaksanaan kegiatan pembangunan yang terkesan asal asalan tersebut awak media berusaha meminta keterangan ke pihak pelaksana yaitu ke team pelaksana  yang beralamat di desa buarakecamatan ketanggungan kabupaten brebes.namun yang bersangkutan belum bisa di temui.

Secara terpisah salah satu team sucses  dari dewan propinsi ,yang enggan di sebutkan nama nya ,yang di temui awak media di kediamannya  ,mengatakan bahwa anggaran untuk kegiatan pembangunan di blokbrunai di desa banjarharjo tersebut sebenarnya sudah di cairkan sejak 3 bulan yang lalu.namun baru saat ini di laksanakan ,itupun setelah di desak oleh beliu ,supaya cepet di laksanakan.kalau tidak beliu akan ambil tindakan tegas,tegasnya .di karenakan pihak desa Banjarharjo  sudah menyerahkan anggaran tersebut ke pihak pelaksana sudah lama dan  tampa bukti tertulis ,jadi wajar kalau pihak desa mendesak ke pihak pelaksana.( Team )

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!