TEBING TINGGI, sidikkriminal.co.id —– Seorang perempuan berusia sekitar 40 tahun berhasil diselamatkan setelah diduga melakukan percobaan bunuh diri di wilayah sekitar aliran sungai padang, daerah Pantai Keladi Lingkungan VI, Kelurahan Bandar Sakti, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi, pada Jum’at, (30/01/2026).
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang melihat korban ketika berada dekat perkebunan sawit milik warga, kemudian korban masuk kedalam aliran sungai padang sekira pukul 16.40 wib dan pada saat itu melihat kondisi korban sangat membahayakan dirinya.
Warga kemudian segera melaporkan melalui telepon WhatsApp kejadian itu kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Tebing Tinggi untuk turun ke lokasi kejadian.
Berselang tidak berapa lama, petugas sampai ke lokasi kejadian dan bersama masyarakat setempat bergerak cepat dan berhasil mengevakuasi korban dari dalam sungai ke darat dalam keadaan selamat.
Menurut keterangan salah seorang warga, korban sudah berada didekat jembatan yang berbatasan antara jalan Ir. H. Juanda Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Rambutan dengan Lingkungan VI Pantai Keladi, Kelurahan Bandar Sakti, sejak pagi tadi pukul 07.30 wib, saat melintasi jembatan tersebut.
Selanjutnya, untuk identitas korban sejauh ini l belum dapat diketahui, akan tetapi informasi dari warga disekitar evakuasi, korban merupakan warga yang bertempat tinggal di daerah Desa Paya Lombang Kabupaten Serdang Bedagai yang mengalami depresi.
Korban selanjutnya mendapatkan penanganan medis dan pendampingan lanjutan guna memastikan kondisi fisik dan psikologisnya stabil.
Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan pendalaman untuk mengetahui latar belakang kejadian tersebut.
Atas kejadian ini, personil dari BNPB dan Satpol-PP Kota Tebing Tinggi mengapresiasi atas kepedulian masyarakat sekitar, yang sigap dan melaporkan kejadian ini, sehingga korban dapat diselamatkan.
Lebih lanjut, masyarakat dihimbau untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitar dan tidak ragu mencari bantuan apabila melihat tanda-tanda seseorang mengalami tekanan psikologis berat.
“Kejadian ini menjadi mengingatkan kita semua pentingnya perhatian, dukungan keluarga, serta lingkungan untuk dapat menjaga kesehatan mental bersama, ini sebagai tanggung jawab kerja kami di tengah-tengah masyarakat.” tutup nya.
(MYN)












