DaerahNasionalSosial

AMKI Cirebon Raya Resmi Konsolidasi, Perkuat Sinergi Media di Era Konvergensi Digital

42
×

AMKI Cirebon Raya Resmi Konsolidasi, Perkuat Sinergi Media di Era Konvergensi Digital

Sebarkan artikel ini

KOTA CIREBON, sidikkriminal.co.id – Peta organisasi kewartawanan di wilayah Cirebon Raya kian berwarna dengan hadirnya Aliansi Media Konvergensi Indonesia (AMKI). Sebagai langkah awal kiprahnya, AMKI Cirebon Raya menggelar rapat konsolidasi pembentukan struktur organisasi yang berlangsung di kawasan bisnis Andalus City, Kabupaten Cirebon, Jumat (16/01/2026).

Rapat konsolidasi ini dihadiri langsung oleh Ketua AMKI Jawa Barat, jajaran wartawan, serta para pemilik perusahaan media yang tergabung dalam aliansi.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyatukan visi dan memperkuat koordinasi antar-media dalam menghadapi tantangan era konvergensi media yang semakin kompleks.

Ketua AMKI Jawa Barat, Catur Azi, SE, memberikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan AMKI di wilayah Cirebon Raya. Ia berharap kehadiran AMKI dapat menjadi wadah strategis dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers di daerah.

“Kami berharap dengan dibentuknya AMKI Cirebon Raya, organisasi ini mampu menjadi motor penggerak dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pers. Anggota AMKI tidak hanya dituntut cakap secara teknis dalam mengelola media multi-platform, tetapi juga memiliki standar kompetensi yang diakui secara nasional,” tegas Catur.

Sementara itu, Ketua AMKI Cirebon Raya, Rudi, menegaskan bahwa wilayah Cirebon Raya memiliki potensi besar dalam industri media.

Menurutnya, keberadaan AMKI diharapkan mampu mendorong perusahaan media lokal untuk bertransformasi secara digital dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan dan profesionalisme.

“Kehadiran AMKI di Cirebon Raya diharapkan dapat membantu media lokal beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sekaligus membuka peluang kemitraan strategis dengan berbagai pemangku kepentingan,” ujarnya.

Pembina AMKI Cirebon Raya, Toto M. Said yang akrab disapa Jamil, dalam arahannya menekankan bahwa AMKI bukan sekadar menambah daftar organisasi pers. Lebih dari itu, AMKI diproyeksikan menjadi wadah edukasi dan advokasi bagi jurnalis di tengah derasnya arus informasi digital.

“AMKI Cirebon Raya harus menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah profesi wartawan. Di era konvergensi ini, batas antara media formal dan media sosial semakin tipis. Karena itu, insan pers dituntut tetap berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) sembari beradaptasi dengan teknologi,” kata Jamil.

Ia menambahkan, konsolidasi yang dilaksanakan di Andalus City ini menjadi tonggak sejarah bagi dunia pers di Kota dan Kabupaten Cirebon.

Jamil berharap, kepengurusan yang terbentuk nantinya diisi oleh figur-figur yang memiliki integritas, loyalitas, dan komitmen tinggi terhadap profesi jurnalistik.

“Kita tidak ingin organisasi ini hanya sebatas nama. AMKI harus mampu melahirkan karya jurnalistik yang sehat, berimbang, serta memberikan edukasi yang mencerahkan bagi masyarakat Cirebon Raya,” imbuhnya.

Dalam rapat tersebut, agenda utama difokuskan pada perumusan struktur kepengurusan periode 2026–2030, mulai dari ketua, sekretaris, bendahara, hingga pembentukan bidang-bidang strategis seperti Bidang Advokasi Hukum dan Bidang Pengembangan SDM.

Selain itu, rapat konsolidasi juga membahas rencana program kerja jangka pendek, di antaranya penguatan legalitas perusahaan media yang tergabung dalam aliansi serta upaya membangun kemandirian ekonomi media lokal.

“Tantangan ke depan adalah bagaimana media lokal bisa bertahan dan tetap relevan, baik secara ekonomi maupun kualitas konten. Melalui AMKI, kita akan membangun kemandirian ekonomi media serta menjalin sinergi yang sehat dengan pemerintah dan pihak swasta di Cirebon Raya,” ujar salah satu peserta rapat.

Dengan terbentuknya AMKI Cirebon Raya, diharapkan sinergitas antar-media di wilayah Cirebon semakin solid dan mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah melalui fungsi kontrol sosial serta penyebaran informasi yang akurat dan terpercaya.

(Dadang)

error: Content is protected !!