DaerahEkonomiPemerintahan

Resmikan Jembatan Gantung Paletokan Desa Silau Padang, Sebagai Urat Nadi Perekonomian Masyarakat ‎

36
×

Resmikan Jembatan Gantung Paletokan Desa Silau Padang, Sebagai Urat Nadi Perekonomian Masyarakat ‎

Sebarkan artikel ini

SERDANG BEDAGAI, sidikkriminal. co.id — Dalam upaya menyambung mata rantai perekonomian masyarakat di daerah Paletokan, Desa Silau Padang, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, pemerintah pusat telah mengucurkan dana infrastruktur untuk pembangunan jembatan gantung, Sabtu (10/1/2026) diresmikan langsung oleh Kepala Desa.

Dengan pembangunan ‎Infrastruktur yang bersumber dari dana APBN Hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi Tahun Anggaran 2024, jembatan gantung yang menghubungkan antara dusun Paletokan telah rampung dibangun.

Acara peresmian jembatan gantung‎ dihadiri oleh jajaran perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta insan pers dari beberapa media.
Ketua Panitia Sugiman, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas selesainya pembangunan jembatan gantung di Paletokan.

Sebelum dibangun jembatan gantung tersebut, suatu perjuangan dan tantangan berat yang dihadapi warga, dimana harus menyeberangi sungai dengan berjalan kaki setiap harinya untuk sampai ke kebun dan melangsir hasil panen.

“‎Yang lebih ironisnya, saat itu warga terpaksa memikul sepeda motor secara bergotong royong demi bisa membawa hasil panen keluar dari dusun Paletokan,” jelas Sugiman.

Tidak hanya sampai disitu, ‎Sugiman juga memberikan apresiasi tinggi kepada pemerintah Desa Silau Padang, terlaksananya pembangunan jembatan gantung Paletokan, sehingga hilirisasi ekonomi dapat terwujud dengan lebih baik, bahkan telah mengawal pembangunan tersebut hingga selesai dibangun.

‎Menurutnya, kepemimpinan Rajali Purba sebagai kepala desa telah membawa banyak perubahan nyata melalui pemanfaatan dana APBN Hibah dari pusat yang tepat guna bagi warga.

“Saat ini, kendala yang dirasakan oleh masyarakat sudah teratasi dengan dibangunnya jembatan gantung tersebut,”  tutupnya.

‎Ketua BPD Desa Marjanji, M.Yakup Situmorang, mewakili kepala Desa Marjanji juga memberikan apresiasi atas pembangunan jembatan gantung Paletokan, yang menjadi penghubung wilayah perbatasan ini.

‎Yakub juga menambahkan.

“Jembatan gantung ini merupakan fasilitas umum yang sangat di impikan masyarakat, karena akses sebelumnya sangat menyulitkan petani.
‎‎Dengan adanya jembatan ini, proses pengangkutan hasil panen buah sawit kini menjadi lebih mudah dan lebih cepat, ” pungkasnya.

‎Selanjutnya, bentuk rasa syukur masyarakat setempat menggelar tradisi potong kambing untuk dimakan bersama di lokasi acara.

‎‎Kegiatan ini dilanjutkan dengan doa bersama guna memohon keselamatan dan keberkahan bagi para pengguna jembatan.

Kebersamaan ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah desa dan warga dalam membangun daerah.

Dalam sambutannya, ‎Kepala Desa Silau Padang, Rajali Purba menegaskan bahwa infrastruktur adalah prioritas utama pemerintahannya.

Ia menjelaskan bahwa perolehan dana APBN Hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi merupakan hasil upaya maksimal demi kesejahteraan warga.

Dengan akses jalan yang baik akan berdampak langsung pada penguatan ekonomi kerakyatan.

‎”Melihat warga tidak perlu lagi bertaruh nyawa di sungai adalah kebahagiaan terbesar bagi kami,” ungkap Rajali.

‎Rajali Purba juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat aset berharga dana hibah dari pusat ini.

‎‎Infrastruktur ini diharapkan dapat terus berfungsi dengan baik hingga dapat dinikmati oleh anak cucu kita nantinya.

‎‎Mengakhiri pidatonya, Rajali Purba menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Serdang Bedagai, H. Dharma Wijaya.

‎Ia mengakui bahwa arahan dari pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai sangat berperan penting dalam memfasilitasi koordinasi pembangunan ke tingkat pusat.

Komunikasi yang baik telah dibangun dan ‎bersinergi, terbukti mampu membawa kemajuan signifikan bagi wilayah Kecamatan Sipispis.

‎‎Jembatan gantung Paletokan berdiri kokoh sebagai simbol kemajuan ekonomi di pelosok Kabupaten Serdang Bedagai.

‎Akhirnya, kami dari pemerintah Desa Silau Padang berempati, tidak ada lagi hambatan bagi warga untuk memasarkan hasil bumi meski dalam kondisi cuaca buruk.

“‎‎Jembatan gantung ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi anggaran pusat dan desa mampu mengubah kehidupan bagi masyarakat,” tutupnya.

(MYN/Team)

error: Content is protected !!