JEPARA, sidikkriminal.co.id – 10-12-2025. — Masa jabatannya sebagai Dandim 0719/Jepara tinggal menghitung hari, namun dedikasi dan keteladanan Letkol Arm Khoirul Cahyadi, S.E., justru semakin tampak di penghujung pengabdiannya. Pada Rabu, 10 Desember 2025, Dandim yang dikenal dekat dengan masyarakat tersebut kembali turun langsung ke lapangan untuk memimpin kegiatan Resik-Resik Gereja (RRG), sebuah program sosial yang ia gagas sejak pertama kali menjabat di Jepara.
Kali ini, sasaran RRG adalah Gereja GITJ yang berada di Dukuh Tarokan, RT 2 RW 02, Desa Kaligarang, Kecamatan Keling. Tanpa ragu, Dandim Khoirul Cahyadi bergabung bersama para prajurit Koramil 08/Keling untuk membersihkan area gereja, menunjukkan komitmen kuat terhadap kerukunan antarumat beragama dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Dandim didampingi Danramil 08/Keling, Kapten Cke Y. Wibisono. Kehadiran para pejabat dan tokoh masyarakat turut menambah semangat kebersamaan, di antaranya Camat Keling, Kapolsek Keling beserta anggota, Kepala Desa Kaligarang dan perangkat Desa, Satpol PP Kecamatan Keling, Karang Taruna Tunas Muda Kaligarang, tokoh agama Islam, Kristen dan Buddha, serta perwakilan ormas seperti Pemuda Pancasila dan Squad Nusantara Keling dan Lindu Aji.
Dalam kesempatan itu, Dandim Letkol Arm Khoirul Cahyadi. S.E., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya simbol, tetapi pesan yang ingin ia wariskan kepada masyarakat Jepara.
“Saya ingin meninggalkan sesuatu yang bisa terus hidup di tengah masyarakat, yaitu kebersamaan dan toleransi. TNI ada untuk semua golongan, semua agama, dan semua warga. Selama saya bertugas di sini, saya selalu berusaha menghadirkan TNI sebagai perekat dan pemersatu. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan meski saya nanti sudah tidak lagi menjabat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kebersihan tempat ibadah—apa pun agamanya—adalah wujud penghormatan terhadap keberagaman.
“Gotong royong ini adalah cara kita menjaga keharmonisan. Kalau kita saling merawat lingkungan ibadah, berarti kita juga sedang merawat hati dan persaudaraan,” kata Dandim.
Atmosfer kebersamaan terasa kuat. Masyarakat sekitar tampak antusias mengikuti kegiatan gotong royong ini, menunjukkan bahwa program RRG sudah diterima dan mendapat dukungan luas dari berbagai lapisan masyarakat.
Program Resik-Resik Gereja sendiri merupakan wujud komitmen TNI, khususnya Kodim 0719/Jepara, dalam merawat harmoni sosial dan memperkuat nilai toleransi di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, Dandim Khoirul Cahyadi berharap semangat persatuan dapat terus dipelihara bahkan setelah masa jabatannya berakhir.
Langkah sederhana namun penuh makna ini menjadi penutup yang menginspirasi sebelum beliau resmi berpindah tugas. Sebuah teladan nyata bahwa pengabdian kepada bangsa tidak mengenal batas waktu.
(Red)












